Tujuan studi ini adalah mengetahui pengaruh ditambahkannya sari buah jambu biji merah (SBJBM) di pengencer tris kuning telur (TKT) pada kualitas semen babi duroc. Memakai semen segar dengan motilitas spermatozoa 76±2,23%, viabilitas 91,41±4,23%, abnormalitas 3,42±0,55%, dan konsentrasi spermatozoa 263,40±18,20×106 sel/ml. Penelitian ini memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) lima perlakuan lima kali ulangan yaitu: P0 = TKT 100%, P1 = TKT 100% + SBJBM 0,5% P2 = TKT 100% + SBJBM 1%, P3 = TKT 100% + SBJBM 1,5%, P4 = TKT 100% + SBJBM 2%. Variabel yang diteliti adalah: motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan hidup (DTH) spermatozoa. Analisis data meliputi analisis rata-rata, standar deviasi dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 dengan level 0,5% SBJBM dalam pengencer TKT mendapat mutu sperma lebih tinggi secara statistik (P kecil dari 0,05) di jam ke 36 penyimpanan dibandingkan perlakuan lainnya, dengan motilitas: 42,20±2,28%, viabilitas: 59,79±5,72%, abnormalitas: 4,52±0,39%, dan DTH spermatozoa: 38,40±2,60. Simpulan dari penelitian ini, penambahan SBJBM dengan tingkat 0,5% dalam pengencer TKT memberikan respon yang baik dalam menjaga motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup spermatozoa babi duroc.
Copyrights © 2025