Pada TKIT Juara Padang Panjang kemampuan berhitung anak belum optimal, penyebabnya yaitu media pembelajaran yang kurang menarik minat belajar. Media yang digunakan yaitu jari-jari dan anak-anak itu sendiri dan masih terdapat anak yang belum mengenal konsep angka 1-20 dan mengenal urutan angka 1-20. Peneliti melakukan pengembangkan media pembelajaran media loose parts. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi peningkatan signifikasi pada kemampuan berhitung setelah implementasi media loose parts dalam dua siklus pembelajaran anak. Pada pra siklus, kriteria ketuntasan sebanyak 30%. Pada siklus I pertemuan pertama sebesar 49%, pertemuan kedua 56%, dan pertemuan ketiga 65%. Pada siklus II pertemuan pertama sebesar 71%, pertemuan kedua 78%, dan pertemuan ketiga 89%. Observasi guru pada siklus I pertemuan pertama sebesar 55%, pertemuan kedua 70%, dan pertemuan ketiga 75%. Pada siklus II pertemuan pertama sebesar 75%, pertemuan kedua 88%, dan pertemuan ketiga 97%. Penggunaan loose parts terbukti efektif dalam menstimulasi minat anak terhadap konsep matematika dasar, meningkatkan kemampuan pengenalan angka, dan kemampuan berhitung anak.
Copyrights © 2025