Pengelasan dalam industri manufaktur memiliki peranan penting pada proses penyambungan material. Khusus pada logam poros, pengelasan gesek adalah metode yang baik dalam proses penyambungannya. Poros penggerak atau axle shaft merupakan komponen suku cadang otomotif yang berfungsi untuk meneruskan tenaga gerak dari differential ke roda-roda. Dalam prakteknya axle shaft sering mengalami kegagalan, sehingga pemanfaatan teknologi las gesek dapat menjadi solusi dalam penyambungan poros penggerak tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan struktur mikro logam axle shaft hasil pengelasan gesek dengan melakukan pengamatan menggunakan alat uji mikroskop optik dengan skala pembesaran 400x pada daerah weld metal, head affected zone (HAZ), dan logam induk. Hasil pengujian struktur mikro pada daerah weld metal dari tiga variasi beban gesek dominan memiliki butir cementite yang bersifat keras. Sedangkan pada daerah HAZ dan logam induk dari variasi beban gesek didapatkan struktur mikro dengan fasa pearlite dan ferrite. Perbedaan fasa struktur mikro yang didapatkan adalah pengaruh dari siklus termal yang terjadi saat proses pengelasan gesek. Daerah weld metal memiliki kekerasan yang tinggi akibat perubahan fasa atau bertranformasi dari ferrite yang mencair dan dingin menjadi fasa cementite.
Copyrights © 2025