Artikel ini membahas penerapan Kurikulum Merdeka di SD Negeri Ngluwar 1 dan dampaknya terhadap kesehatan mental siswa kelas V. Kurikulum Merdeka diperkenalkan untuk memberikan keleluasaan kepada siswa dalam mengembangkan potensi, minat, dan bakat mereka melalui pembelajaran yang lebih kontekstual dan juga berpusat pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara kepada kepala sekolah, guru kelas, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental siswa, dengan dukungan kebijakan sekolah, peran guru kelas dan keterlibatan orang tua. Meskipun terdapat tantangan dalam mengakomodasi keragaman kemampuan siswa dan waktu yang cukup terbatas, upaya yang dilakukan melalui program kesehatan mental dan pembiasaan positif di sekolah dapat membantu siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi. Siswa merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan memiliki kebebasan untuk memilih kegiatan sesuai minat, meskipun beberapa mengalami kesulitan dalam beradaptasi. Secara keseluruhan, penerapan Kurikulum Merdeka di SD Negeri Ngluwar 1 menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan kesehatan mental dan juga karakter siswa, namun tetap memerlukan perhatian khusus terhadap tantangan yang ada untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik
Copyrights © 2025