Abstrak— Pelabuhan yang menangani kapal peti kemas memainkan peran penting dalam memfasilitasi logistik global dan operasi rantai pasokan. Pelabuhan-pelabuhan ini menawarkan layanan penting untuk mengelola kapal peti kemas. Ketika sebuah kapal kontainer tiba di pelabuhan, biasanya kapal tersebut membutuhkan dukungan kapal tunda untuk membantu manuver-manuver penting. Manuver ini termasuk merapatkan kapal di dermaga, mereposisi atau menggeser kapal di dalam area pelabuhan, dan melepas sandar atau meninggalkan dermaga. Operasi kapal tunda sangat penting untuk memastikan pergerakan yang aman dan efisien dari kapal-kapal kontainer besar ini selama berada di pelabuhan. Penjadwalan kapal tunda yang efektif untuk melayani kapal sangat penting untuk memastikan pergerakan kapal peti kemas yang aman dan efisien di pelabuhan. Penelitian ini membahas masalah penjadwalan kapal tunda atau Tugboat Scheduling Problem (Tug-SP). Penelitian ini mengatasi masalah penjadwalan kapal tunda (Tug-SP) di Pelabuhan PT XYZ, Malaysia, menggunakan model Mixed Integer Linear Programming (MILP). Penyelesaian dilakukan dengan Python dan solver Gurobi. Hasil menunjukkan penjadwalan optimal yang mengurangi waktu deviasi proses tugging sebesar 21%, dari 102 menit menjadi 82 menit. Efisiensi ini meningkatkan kinerja layanan tugboat, mengurangi risiko keterlambatan, dan meminimalisir dampak pada proses bongkar muat. Penelitian ini berhasil mengoptimalkan operasional pelabuhan secara signifikan. Kata Kunci— Container Port, Tugboat Schedulling, Mixed Integer Linear Programming, Gurobi.
Copyrights © 2025