Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Masalah Rute Kendaraan Heterogen, Waktu Jendela, Produk dan Penyimpanan Majemuk Serta Mempertimbangkan Faktor Emisi Kendaraan Prafajar Suksessanno Muttaqin; Erlangga Bayu Setyawan; Nia Novitasari
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v3i1.6252

Abstract

Masalah rute kendaraan (MRK) adalah salah satu hal penting dalam kegiatan transportasi dan distribusi dalam manajemen rantai pasok. Penugasan kendaraan hingga penentuan urutan distribusi menjadi salah satu keputusan yang penting dalam hal tersebut. Penelitian ini membahas mengenai beberapa jenis dari masalah rute kendaraan (MRK) dasar yang meliputi varian-varian masalah rute kendaraan, yaitu: kendaraan heterogen (heterogeneous fleet), waktu jendela (time window), produk dan penyimpanan majemuk (multiple product and compartments), serta mempertimbangkan faktor emisi. Fungsi tujuan pada penelitian ini adalah meminimasi total biaya transportasi yang meliputi biaya tetap (fixed cost), biaya variabel (variable cost), dan biaya tentative (tentative cost). Variabel keputusan pada masalah rute kendaraan di penelitian ini adalah kendaraan yang digunakan dan urutan distribusi produk. Kendaraan yang digunakan dalam pemecahan masalah rute kendaraan pada penelitian ini adalah kendaraan CDE dengan kapasitas 7,2  dan CDD dengan kapasitas 13,2 . Algoritma nearest neighbour digunakan untuk menentukan solusi awal dan selanjutnya digunakan algoritma Harmony Search untuk memecahkan masalah rute kendaraan. Model matematika pada penelitian ini dilakukan penyelesaian menggunakan software MATLAB R2014. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat dikethaui bahwa model MRK untuk distribusi produk dapat meminimasi total jarak sebesar 402 km atau sebesar 21,3 % dan meminimasi total biaya transportasi sebesar 541.685,7 rupiah atau sebesar 15,34 %. Penelitian selanjtunya dapat memepertimbangkan faktor kemacetan maupun akses jalan yang dilalui kendaraan.
Prediksi Volatilitas Harga Jual Produk Pada E-Commerce untuk Independent Stockashtic Data Menggunakan Simulasi Monte Carlo Erlangga Bayu Setyawan; Nia Novitasari; Prafajar Suksessanno Muttaqin
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v3i1.6253

Abstract

Perkembangan dan penggunaan inovasi teknologi tersebut juga telah mengubah perilaku masyarakat dari masyarakat industri menuju masyarakat informasi. Perubahan tersebut dapat terlihat dengan adanya peningkatan pola konsumsi masyarakat dari perdagangan melalui toko fisik (offline) beralih ke perdagangan melalui sistem elektronik atau sering disebut sebagai e-commerce. Jasa logistik merupakan pemeran distribusi di lini downstream dimana bertugas untuk mengantarkan produk dari fulfillment center dari suatu e-commerce menuju ke end customer. Jasa logistik dituntut harus dapat melakuan pemenuhan permintaan dari konsumen sesuai dengan service level agreement (SLA). Tidak menentunya jumlah permintaan menjadi tantangan yang paling besar bagi pemeran jasa logistik. Seperti studi kasus yang digunakan pada penelitian ini, PT ABC mengalami overload ketika melakukan pemenuhan permintaan dari e-commerce PT XYZ. Overload tersebut dikarenakan ketidaksiapan PT ABC dalam menangani lonjakan permintaan yang signifikan karena perubahan harga jual Produk A di e-commerce PT XYZ. Pada penelitian ini diusulkan model peramalan harga jual Produk A pada e-commerce PT XYZ menggunakan model Simulasi Monte Carlo Independent Variable. Simulasi dilakukan dengan 1.000 percobaan dan menghasilkan MAPE terendah pada percobaan 322, yaitu, 0,122%.
Rancangan Racking Selection Model dan Desain Warehouse untuk Meningkatkan Kapasitas Pada E-Fulfillment Center Nia Novitasari; Erlangga Bayu Setyawan; Prafajar Suksessanno Muttaqin
KAIZEN : Management Systems & Industrial Engineering Journal Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/kaizen.v3i1.6254

Abstract

Supply Chain Management (SCM) memiliki peranan penting dalam pemenuhan permintaan dari upstream hingga downstream. Adanya perkembangan budaya belanja masyarakat dari konvensional beralih menjadi online atau e-commerce mendorong terjadinya perubahan dalam sistem SCM pula, terutama pada downstream supply chain. Perubahan signifikan yang terlihat adalah pada gudang. Pada dasarnya gudang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang sebelum diterima oleh konsumen. Namun, dengan berkembangnya e-commerce dibutuhkan tempat penyimpanan yang dapat menghemat waktu serta memiliki pelayanan dan pengelelolaan yang lebih modern yang disebut fulfillment center. Adapun aspek yang dipertimbangakan untuk memperbaikan pelayanan dan pengelolahan fulfillment center yaitu Material Handling Equipment (MHE), Space yang tersedia, jenis storage, Flow & Rotation, personel, dan management company. Pada penelitian ini bertujuan untuk perancangan perbaikan desain warehouse dengan mempertimbangkan racking selection model untuk memaksimasi jumlah pallet position
Risk Management Analysis in Container Yard Development Projects in Eastern Indonesia Prafajar Suksessanno Muttaqin; Nia Novitasari; Erlangga Bayu Setyawan
MOTIVECTION : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering Vol 5 No 1 (2023): Motivection : Journal of Mechanical, Electrical and Industrial Engineering
Publisher : Indonesian Mechanical Electrical and Industrial Research Society (IMEIRS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.263 KB) | DOI: 10.46574/motivection.v5i1.183

Abstract

A container yard is a place for storing containers, a place for cleaning, and repairs, as well as a place for carrying out container surveys. Currently planning the construction of a container yard in Eastern Indonesia is being carried out. In its construction, a container yard requires large investment costs due to many factors such as the difficulty and high cost of transporting raw materials, permits that require planning, to the need for proper business processes in order to provide smooth operational activities by minimizing risk. The purpose of this study is to identify the risks and causes of risks involved in the container depot development project in Eastern Indonesia using the quantitative risk assessment (QRA) method, so as to provide the most influential risk management recommendations. The research succeeded in identifying 24 risks and 24 causes of risk. Furthermore, from the calculation results, it was concluded that there were 9 most influential risks. Depo kontainer merupakan tempat penyimpanan kontainer, tempat pembersihan, perbaikan, serta tempat untuk pelaksanaan survei kontainer. Saat ini sedang dilakukan perencanaan pembangunan depo kontainer di Indonesia Timur. Dalam pembangunanya, depo kontainer membutuhkan biaya investasi yang besar yang disebabkan banyak faktor seperti sulit dan tingginya biaya transportasi bahan baku, perizinan yang membutuhkan perencanaan, hingga kebutuhan akan adanya proses bisnis yang tepat agar dapat memberikan kelancaran pada aktivitas operasional dengan meminimasi risiko. Tujuan penelitian ini adalah mengindenfitikasi risiko dan penyebab risiko yang terdapat pada proyek pembangunan depo kontainer di Indonesia Timur dengan metode quantitative risk assessment (QRA), sehingga dapat memberikan usulan penanganan risiko yang paling berpengaruh. Penelitian berhasil mengidentifikasi 24 risiko dan 24 penyebab risiko. Lebih lanjut dari hasil perhitungan disimpulkan ada 9 risiko paling berpengaruh.
Penugasan Kendaraan Pd Kebersihan Kota Bandung Wilayah Bandung Selatan Menggunakan Algoritma Greedy Dengan Local Search Pada Waste Collection Vehicle Routing Problem With Intermediate Facilities (wcvrpif) Untuk Meningkatkan Pelayanan Pengangkutan Sampah Nur Alim Habibi; Ari Yanuar Ridwan; Erlangga Bayu Setyawan
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada kondisi terjadi lonjakan volume sampah tertinggi, pelayanan yang diberikan PD Kebersihan Kota Bandung wilayah operasi Bandung Selatan kepada masyarakat tidak maksimal, untuk mengangkut sampah dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dimana faktor yang menyebabkan pelayanan tidak maksimal adalah karena jumlah volume sampah melebihi potensi maksimal pengangkutan, sehingga terjadi masalah sampah tidak terlayani pada beberapa TPS. Sehingga untuk melayani sampah yang tidak terlayani maka dibutuhkan rute penugasan kendaraan yang baru untuk meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah, namun hal ini tentunya menyebabkan terjadinya penambahan jarak karena dibutuhkan pelayanan tambahan oleh kendaraan untuk melayani sampah tersisa pada TPS. Atas dasar tersebut, penelitian ini memiliki tujuan merancang penugasan kendaraan dalam pengumpulan sampah dari TPS menuju TPA untuk meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah, namun dengan jarak minimum.Berdasarkan hal tersebut diusulkan metode untuk meminimalkan jarak dalam menugaskan kendaraan PD Kebersihan Kota Bandung wilayah Bandung Selatan, namun juga memastikan setiap sampah pada TPS terlayani. Adapun permasalahan tersebut dapat diselesaikan menggunakan model WCVRPIF. Pada penelitian ini model WCVRPIF diselesaikan menggunakan algoritma greedy dengan local search. Hasil penerapan metode ini menghasilkan jarak yang lebih minimum setelah dilakukan optimasi, yaitu total selisih 1042.72 Km, dan meningkatkan pelayanan TPS sebesar 2,33%. Kata Kunci : TPS, TPA, WCVRPIF, Algoritma Greedy, Local Search Abstract In the event of the highest volume spike in waste volume, the services provided by PD Kebersihan the City of Bandung in the operating area of South Bandung to the community are not optimal, to transport waste from the Tempat Pembuangan Sementara (TPS) to Tempat Pembuangan Akhir (TPA), where the factors that cause service are not optimal are because the volume of waste exceeds the maximum potential for transportation, resulting in the problem of unserved waste at several TPS. So that to serve unserved waste, a new vehicle assignment route is needed to improve waste transportation services, but this certainly causes additional distance because additional services are needed by vehicles to serve the remaining waste at the TPS. On this basis, this study aims to design a vehicle assignment for waste collection from TPS to TPA to improve waste transportation services, but with a minimum distance.Based on this, a method is proposed to minimize the distance in assigning PD cleaning vehicles for the City of Bandung for the South Bandung area, but also ensuring that every waste at the TPS is served. The problems can be solved using the WCVRPIF model. In this study, the WCVRPIF model was solved using the greedy algorithm with local search.The results of the application of this method resulted in a more minimum distance after optimization, namely the total difference of 1042.72 Km, and improving TPS services by 2.33%. Keywords: TPS, TPA, WCVRPIF, Algoritma Greedy, Local Search
Development of Automatic Object Detection and IoT for Garbage Pickup Assignment Problem Bayu Setyawan, Erlangga; Novitasari, Nia; Zahira, Aulia Dihas
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.8.2.2740

Abstract

Waste management remains a challenge in certain cities, particularly in allocating fleets responsible for collecting garbage from temporary disposal sites. Inadequate planning can lead to the accumulation of substantial waste piles. This study aims to enhance truck assignment by considering truck capacity and the collection route. The assignment process incorporates the fundamental concept of the transportation problem, precisely the northwest corner method. The volume of waste transported aligns with the resident or industrial population within the designated service area. The waste generation capacity determines the future fleet and quantity, forming a crucial element of the ensuing distribution channel. A monitoring system integrating object detection and the Internet of Things (IoT) has been devised to ensure effective garbage collection. Cameras strategically positioned at temporary disposal sites transmit real-time images. The system evaluates garbage collection capacity through object detection facilitated by neural network training. The research outcomes demonstrate the system's capability to identify waste pile levels and validate the garbage pickup process by the designated fleet. Future research should focus on assignment and scheduling in waste transportation, enabling fleet allocation within specific timeframes. Additionally, an object detection algorithm refinement is necessary for more precise identification of waste pile locations.
Optimasi Penjadwalan Truk di Pelabuhan Barat PT XYZ Untuk Meminimalkan Total Biaya Keterlambatan Aktivitas Inter-Terminal Transportation Fauziyah, Anisa; Bayu Setyawan, Erlangga; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pelabuhan Barat PT XYZ memainkan peran penting dalam sistem Inter-Terminal Transportation (ITT) untuk pemindahan peti kemas antar terminal, namun pada Januari 2024 terdapat 47,68% pesanan mengalami keterlambatan. Hal ini disebabkan oleh tingginya perjalanan truk tanpa muatan yang mencapai 85,43%, menimbulkan ketidakefisienan operasinal dan total biaya keterlambatan yang besar. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian ini menggunkan algoritma simulated annealing with normalized exploration rate (SANE) guan mengoptimalkan penjadwalan truk, mengurangi perjalanan kosong, serta meminimalkan total biaya keterlambatan. Data yang digunakan mencakup posisi awal truk, waktu pengirimanm dan biaya keterlambatan. Hasil optimasi menunjukkan bahwa perjalanan kosong berkurang dari 518 menjadi 115 kali, keterlambatan pesanan turun dari 607 menjadi 128, dan total biaya keterlambatan berkurang dari RM 10.400 menjadi RM 1.936. meskipun belum mencapai target RM 0, algoritma SANE terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangin beban biaya secara signifikan. Kata kunci— Optimasi Penjadwalan Truk, Simulated Annealing with Normalized Exploration Rate, Inter-Terminal Transportation, Total Biaya Keterlambata
Penjadwalan Tugboat Untuk Meminimasi Delay Waktu Tunggu Kapal Dengan Pendekatan Mixed Integer Linear Programming (MILP) Pada Pelabuhan PT XYZ Mufidah Aliyyah, Athayyah; Bayu Setyawan, Erlangga; Suksessano Muttaq, Prafajar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pelabuhan yang menangani kapal peti kemas memainkan peran penting dalam memfasilitasi logistik global dan operasi rantai pasokan. Pelabuhan-pelabuhan ini menawarkan layanan penting untuk mengelola kapal peti kemas. Ketika sebuah kapal kontainer tiba di pelabuhan, biasanya kapal tersebut membutuhkan dukungan kapal tunda untuk membantu manuver-manuver penting. Manuver ini termasuk merapatkan kapal di dermaga, mereposisi atau menggeser kapal di dalam area pelabuhan, dan melepas sandar atau meninggalkan dermaga. Operasi kapal tunda sangat penting untuk memastikan pergerakan yang aman dan efisien dari kapal-kapal kontainer besar ini selama berada di pelabuhan. Penjadwalan kapal tunda yang efektif untuk melayani kapal sangat penting untuk memastikan pergerakan kapal peti kemas yang aman dan efisien di pelabuhan. Penelitian ini membahas masalah penjadwalan kapal tunda atau Tugboat Scheduling Problem (Tug-SP). Penelitian ini mengatasi masalah penjadwalan kapal tunda (Tug-SP) di Pelabuhan PT XYZ, Malaysia, menggunakan model Mixed Integer Linear Programming (MILP). Penyelesaian dilakukan dengan Python dan solver Gurobi. Hasil menunjukkan penjadwalan optimal yang mengurangi waktu deviasi proses tugging sebesar 21%, dari 102 menit menjadi 82 menit. Efisiensi ini meningkatkan kinerja layanan tugboat, mengurangi risiko keterlambatan, dan meminimalisir dampak pada proses bongkar muat. Penelitian ini berhasil mengoptimalkan operasional pelabuhan secara signifikan. Kata Kunci— Container Port, Tugboat Schedulling, Mixed Integer Linear Programming, Gurobi.
Perancangan Rute Pengambilan Garam Dengan Metode Saving Matrix Untuk Meminimasi Biaya BBM Pada Koperasi ABC Ayu Masturo, Ami; Bayu Setyawan, Erlangga; Yulianti, Femi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Koperasi ABC adalah produsen garam yang bekerjasama dengan beberapa petani garam yang berlokasi di wilayah kabupaten Indramayu. Koperasi ABC akan memasok hasil panen dari petani dan melakukan pengambilan garam dari 12 lokasi pengumpulan yang sudah ditetapkan. Saat proses pengambilan, kendaraan yang digunakan ada 3 unit dengan kapasitas yang sama (homogeneus fleet). Rute pengambilan saat ini, pihak koperasi hanya membagi lokasi pengambilan menjadi 3 wilayah bagian sehingga 1 kendaraan dapat menjangkau 4 lokasi tanpa mempertimbangkan jarak terdekat atau lainnya. Hal tersebut ternyata berpengaruh pada penggunaan biaya BBM. Terjadi peningkatan biaya BBM untuk proses pengambilan garam dengan peningkatan rata-rata 32% dari batas anggaran yang ditetapkan. Diperlukan solusi atas permasalahan tersebut yaitu berupa perancangan rute pengambilan garam yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk meminimasi total jarak tempuh selama proses pengambilan garam dengan metode saving matrix yang hasilnya akan mempengaruhi penggunaan biaya BBM. Saving matrix adalah salah satu metode heuristik yang dapat menyelesaikan permasalahan CVRP dengan hasil solusi yang mendekati optimal. Hasil yang diperoleh adalah rute usulan memiliki penurunan jarak tempuh sebesar 28,01% dan penurunan biaya BBM 96,4% dari rute aktualnya. Kata Kunci — Minimasi, Pengambilan, Optimasi Rute, CVRP, Saving Matrix
Rancangan Perbaikan Tata Letak Penyimpanan Rak Gudang Menggunakan Pendekatan Fuzzy Algorithm Dengan Menerapkan Pigeonhole Development Untuk Meningkatkan Utilitas Rak Gudang (Studi Kasus: Gudang Barang Habis Pakai Fakultas Rekayasa Industri) Raisa Bilqisti, Dinda; Bayu Setyawan, Erlangga; Novitasar, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Fakultas Rekayasa Industri merupakan fakultas dibawah naungan Universitas Telkom. Dengan memiliki 3 program studi, Fakultas Rekayasa Industri menyelenggaraakan kegiatan perkuliahan yang mencakup teori dan praktikum, didukung oleh lebih dari 30 laboratorium. Gudang barang habis pakai merupakan salah satu asset milik Fakultas Rekayasa Industri yang berisikan barang-barang untuk menunjang kebutuhan perkuliahan dan laboratorium. Meskipun manajemen teknis staff laboratorium berjalan lancar, gudang barang habis pakai menghadapi tantangan dalam pengelolaan gudang, khususnya tata letak pada barangnya. Dalam proses tata letak barang pada gudang, staf laboratorium hanya menempatkan barang secara acak karena sebelumnya tidak memiliki pengetahuan tentang pergudangan. Banyaknya space pada rak yang tidak efisien dan optimal, menyebabkan utilitas gudang di bawah standar, mencapai hanya 51% daripada standar minimal 90%. Penelitian ini bertujuan untuk merancang lokasi penyimpanan yang optimal di gudang barang habis pakai agar dapat meningkatkan utilitas gudang, khususnya dengan menggunakan pigeonhole development. Selanjutnya, penelitian ini akan membandingkan kondisi aktual dengan kondisi setelah implementasi perbaikan perancangan alokasi gudang. Manfaat dari penelitian meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan gudang barang habis pakai. Kontribusi penelitian ini terletak pada implementasi pendekatan fuzzy algorithm sebagai solusi untuk meningkatkan kondisi gudang dan penggunaan pigeonhole. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat dalam mengatasi kekurangan pada gudang barang habis pakai di Fakultas Rekayasa Industri. Kata kunci— Gudang, Tata Letak, utilitas, Fuzzy Algorithm, Pigeonhole Development.