Abstrak — Produksi kopi di Indonesia meningkat pesat,menjadikannya produsen kopi terbesar ketiga di dunia.Pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan drastispenjualan di kedai kopi, memaksa banyak pelaku usaha beralihke penjualan daring dan layanan pesan antar. Setelah pandemi,permintaan kopi literan 1 liter meningkat seiring denganpertumbuhan kedai kopi dan kafe. UMKM X memanfaatkanpeluang ini dengan meluncurkan produk kopi literan melalui ecommerce.Penelitian ini menggunakan pendekatan Activity,Interest, Opinion (AIO) dan metode K-Means Clustering untukmengelompokkan 192 responden yang pernah membeli kopiliteran di Bandung. Hasil penelitian mengidentifikasi tigasegmen utama: Klaster 1 (perempuan muda, pelajar dengandaya beli rendah, konsumsi tidak teratur), Klaster 2(perempuan usia 26–30 tahun, pekerja dengan daya beli tinggi,konsumsi harian), dan Klaster 3 (laki-laki 26–30 tahun, pekerjadengan daya beli sedang, konsumsi 4–6 kali seminggu). Temuanmenunjukkan Klaster 2 sebagai segmen paling potensial untukUMKM X karena daya beli tinggi dan konsumsi kopi yangkonsisten. Penelitian ini bertujuan merancang segmentasi pasaryang efektif untuk meningkatkan daya saing produk kopiliteran UMKM X. Kata kunci— Segmentasi pasar, AIO, K-MeansClustering, Kopi Literan, Industri Kopi
Copyrights © 2025