Abstrak — PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 2menghadapi penurunan target produksi selama setahunterakhir yang disebabkan oleh kerusakan mesin dan rendahnyaefektivitas produksi dalam proses pembuatan teh hitamorthodoks, di mana performa mesin menjadi faktor utama.Untuk mengatasi masalah ini, dirancang Standard OperatingProcedure (SOP) untuk pemeliharaan dan perbaikan mesindengan pendekatan preventif dan korektif melalui BusinessProcess Management (BPM). Siklus BPM, yang mencakupidentifikasi, discovery, analisis, desain ulang, implementasi,serta monitoring dan controlling, diterapkan untuk memastikanSOP sesuai dengan standar ISO 9001:2015 Klausul 7.1.3 danprinsip manajemen pemeliharaan. SOP ini bertujuan untukmengurangi kerusakan mesin dan membantu perusahaanmencapai target produksi yang diharapkan. Kata kunci— BPM, SOP, ISO 9001:2015, Teori ManajemenPemeliharaan
Copyrights © 2025