Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan dan ilmu pengetahuan dalam merancang masa depan manusia berdasarkan perspektif Islam. Fokus diarahkan pada peran akal, fungsi kekhalifahan, dan integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum dalam membentuk individu yang religius, visioner, dan bertanggung jawab secara sosial. Metode – Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah relevan, diklasifikasikan secara tematik, dan dianalisis secara interpretatif dalam bingkai studi Islam dan pendidikan. Validitas dijaga melalui triangulasi sumber dan telaah kritis terhadap kualitas referensi. Hasil – Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam harus diarahkan pada pengembangan akal dan spiritualitas secara seimbang untuk mewujudkan peran manusia sebagai hamba dan khalifah. Pendidikan menjadi instrumen ibadah dan perencanaan hidup strategis yang berlandaskan nilai-nilai Qur’ani. Integrasi ilmu agama dan ilmu umum penting untuk membentuk individu yang adaptif terhadap perubahan zaman, memiliki kesadaran ekologis, dan berorientasi pada kesejahteraan dunia dan akhirat. Implikasi – Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memperkuat paradigma integratif antara iman, ilmu, dan amal dalam pendidikan Islam. Implikasi praktisnya mendorong pengembangan kurikulum yang responsif terhadap tantangan sosial-kultural dan teknologi modern. Keterbatasan utama penelitian ini adalah belum mencakup data empiris, sehingga dibutuhkan studi lanjutan dengan pendekatan lapangan untuk menguji efektivitas konsep-konsep tersebut secara praktis.
Copyrights © 2024