Proses bubut merupakan salah satu proses permesinan dengan memanfaatkan mesin bubut untuk memproduksi bagian mesin berbentuk silindris. Dalam proses bubut, pahat bubut berperan penting yaitu menyayat benda kerja dengan gerakan berputar. Penelitian ini akan menganalisa proses pembubutan menggunakan mesin bubut konvensional dengan pahat bubut insert CNMG 120408-MA UE6020 pada benda kerja material logam jenis Baja ST 60 dan membuat spesimen uji keausan pahat memanfaatkan metode cutting speed. Hasil penelitian diperoleh variasi kecepatan potong dan variasi gerak makan memberikan pengaruh signifikan terhadap keausan pahat dengan karakteristik keausan pahat yang terjadi terdiri dari keausan tepi, kerusakan katastropik, BUE (Built Up Edge) dan Coating Delamination. Untuk kedalaman pemotongan dengan nilai tetap dengan variasi kecepatan potong 101,4 m/min, 119,3 m/min dan 155,1 m/min dan gerak makan 0,18 mm/rev, 0,22 mm/rev, dan 0,28 mm/rev, memberikan hasil semakin meningkatnya variasi kecepatan potong dan gerak makan, maka keausan pahat yang terbentuk akan semakin besar. Pengaplikasian variasi kecepatan potong dan gerak makan dengan kedalaman potong tetap dengan nilai keausan minimal dapat teramati pada pahat insert CNMG 120408-MA UE6020 pada kecepatan potong 101,4 m/min, gerak makan 0,18 mm pada kedalaman potong 0,15 mm dengan nilai keausan tepi 0,035 mm.
Copyrights © 2020