Pusat pemerintah Kabupaten Badung, khususnya di unit kerja pengadaan barang dan jasa, tidak terlepas dari masalah dalam menghadapi pengelolaan pegawai. Sebagai unit kerja dalam pemerintahan, kinerja pegawai di unit ini sangat penting untuk memastikan bahwa fungsi dan tugas instansi dapat dijalankan dengan optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode gabungan pendekatan observasi, wawancara dan evaluasi yang dilakukan sebagai alat untuk menilai kefektifan dalam upaya optimalisasi dari judul yang diangkat. Dengan optimalisasi yang dilakukan, sistem absensi menjadi lebih efisien dan otomatis, memungkinkan pegawai untuk fokus pada tugas-tugas inti mereka tanpa terganggu oleh proses absensi yang memakan waktu. Oleh karena itu, optimalisasi penginputan absensi tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga mendukung implementasi kebijakan disiplin secara konsisten di seluruh organisasi.
Copyrights © 2025