Dalam pandangan Muhammad Ghozali, moralitas sesorang dapat ditegakan dengan syahadat tauhid karena dengan mengucapkan syahadat, seseorang mengikrarkan derap langkah dalam pentas kehidupan sesuai dengan kehendak Tuhan. Kemudian teori-teori pendidikan moral Muhammad Ghozali dibagi menjadi tiga : 1. Teori Rabbaniyah (Ketuhanan), 2. Teori Insaniyah (Kemanusiaan), 3. Teori Syumuliyah (Universal). Al-Ghazali mengawinkan teori absolutism dengan rasionalisme, karena ia memandang bahwa akal pemikiran yang notabene bertumpu pada otak merupakan anugerah Tuhan yang harus difungsikan. Otak merupakan fondasi pemikiran manusia yang mampu merasionalisasi seluruh ciptaanNya serta jagad raya yang diperuntukkan untuk kepentingan dan kemakmuran manusia, seluruh hasil rasionalisasi adalah untuk mewujudkan, mensejahterakan manusia yang pada akhirnya menuju kepada Allah SWT. Sebagai penguasa mutlak dan absolut di alam semesta. Konsep pemikirannya jika dikaitkan dengan dunia modern, sangat mendukung kemajuan dunia global yang kian hari semakin melahirkan peralatan-peralatan canggih (modern equipment) dan menunjukkan pengelolaan kekayaan alam yang semakin butuh kepada quick action dalam penyelesaian berbagai problematika hidup dan permasalahan ekonomi sosial masyarakat.
Copyrights © 2014