Autisme merupakan gangguan perkembangan kompleks pada fungsi otak disertai dengan defisit intelektual dan perilaku dalam rentang keparahan yang luas. Gangguan perkembangan yang dialami anak autisme berupa kesulitan berkomunikasi, interaksi sosial, perilaku, minat, dan kegiatan termasuk dalam kegiatan proses perkembangan hidupnya termasuk personal hygiene. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat keterbatasan anak autisme dengan kemandirian personal hygiene di SLBN bangkinang kota kampar tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan dengan desain kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa Autisme SLBN Bangkinang dan SLBN Bangkinang Kota yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu total sampling. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa sebagian besar keterbatasan anak autisme berada pada kategori berat sebanyak 19 responden (63.3%) dan kemandirian personal Hygiene berada pada kategori tidak mandiri sebanyak 20 responden (66.7%). Sedangkan pada analisa bivariat di dapat hasil bahwa ada menganalisis hubungan tingkat keterbatasan anak autisme dengan kemandirian personal hygiene di SLBN bangkinang kota kampar tahun 2023. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk teori dan menambah hasil informasi ilmiah yang berhubungan dengan tingkat keterbatasan anak autisme dan kemandirian personal hygiene.
Copyrights © 2024