Studi ini mengkaji tentang relevansi tasawuf akhlaki dengan sikap penolakan terhadap akhlak tercela (mazmumah) peserpektif Islam. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemerosotan akhlak yang semakin jauh dari ajaran Islam dan cenderung melakukan akhlak tercela yang didasari nafsu duniawi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan ajaran atau tahapan tasawuf akhlaki dalam menghindari akhlak tercela dalam diri umat muslim. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah miles dan huberman yang meliputi tiga tahap; reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa, terdapat relevansi yang signifikan antara tasawuf akhlaki denga sikap penolakan terhadap akhlak tercela. Hal ini dibuktikan dengan tahapan dalam tasawuf akhlaki (takhalli, tahalli, dan tajalli) sebagai metode penolakan terhdap akhlak tercela (mazmumah) dan pembiasakan akhlak terpuji (mahmudah) hingga mencapai insan kamil. This study examines the relevance of moral Sufism with the attitude of rejection of despicable morals (mazmumah) from an Islamic perspective. The problem in this study is the decline in morals which is getting further away from Islamic teachings and tends to carry out despicable morals based on worldly desires. The purpose of this study is to describe the relationship between the teachings or stages of moral Sufism in avoiding despicable morals in Muslims. This research is a library research using a qualitative approach. The data analysis technique used is Miles and Huberman which includes three stages; data reduction, data presentation, and verification. The results of the study show that there is a significant relevance between Sufism of morality and the attitude of rejection of despicable morals. This is evidenced by the stages in moral Sufism (takhalli, tahalli, and tajalli) as a method of rejecting despicable morals (mazmumah) and habituation of commendable morals (maheasy) to reach human beings.
Copyrights © 2023