Penelitian ini mengeksplorasi inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik melalui program AREK LANCOR (Arekkam Langsung Cetak Tak Osa Ka Kantor) yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pamekasan. Program ini memungkinkan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (E-KTP) secara langsung bagi kelompok rentan tanpa harus datang ke kantor. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program AREK LANCOR memenuhi lima indikator utama inovasi sebagaimana dikemukakan oleh Rogers, yaitu keunggulan relatif, kesesuaian, kompleksitas, dapat dicoba, dan dapat diamati. Implementasi program ini telah secara signifikan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya bagi lansia, orang sakit, dan penyandang disabilitas mental. Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur teknis dan koordinasi antarinstansi, program ini menjadi model nyata pelayanan yang responsif dan inklusif. Studi ini menegaskan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan mutu pelayanan publik.
Copyrights © 2024