Akibat dari pandemic Covid-19 mengakibatkan banyak sektor perusahaan yang mengalami kondisi kesulitan keuangan (financial distress) yang berujung dapat terjadi kebangkrutan. Maka pentingnya dilakukan penilaian resiko terjadinya financial distress pada perusahaan dimana dalam penelitian ini digunakan metode penilaian Altman Z-Score. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh return on asset, debt to asset ratio, total asset turnover dan sales growth terhadap Z-score pada perusahaan foods and beverages. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan subsector foods and beverages yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan. Data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda yang dibantu dengan software aplikasi SPSS versi 25. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Return on Asset, Debt to Asset Ratio, Total Asset Turnover dan Sales Growth secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Z-Score, (2) Return on Asset secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Z-Score, (3) Debt to Asset Ratio secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap Z-Score, (4) Total Asset Turnover secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap Z-Score, (5) Sales Growth secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap Z-Score.
Copyrights © 2023