Masyarakat yang tinggal di daerah rawa menghadapi berbagai permasalahan, tetapi masyarakat tetap bertahan dengan keadaan tersebut. Faktor yang mempengaruhi seseorang dapat beradaptasi dengan lingkungannya diantaranya seperti kecerdasan adversitas dan dukungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan kecerdasan adversitas pada masyarakat yang tinggal di daerah rawa desa Pandahan kecamatan Bati-bati. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah menggunakan purposive sampling, yaitu subjek masyarakat desa Pandahan yang tinggal di daerah rawa sebanyak 90 orang yang terdiri dari RT 3, RT 4, dan RT 6. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment dari Karl Person dan metode pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial dan skala kecerdasan adversitas. Hasil penelitian menunjukan hubungan antara dukungan sosial dengan kecerdasan adversitas pada masyarakat yang tinggal di daerah rawa desa Pandahan kecamatan Bati-bati memiliki korelasi 0,677 dan taraf signifikansi sebesar 0,000. Nilai ini menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan yang termasuk dalam kategori kuat dan positif antara kedua variabel, artinya semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi kecerdasan adversitas, sebaliknya jika semakin rendah dukungan sosial maka akan semakin rendah kecerdasan adversitas. Hubungan dukungan sosial dengan kecerdasan adversitas adalah sebesar 45,8% sedangkan 54,2% sisanya adalah dari faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini. Saran penelitian ini adalah agar selalu mempertahankan hubungan yang baik antara masyarakat sebagai langkah mempertahankan kecerdasan adversitas mereka sehingga mampu mengatasi permasalahan di lingkungan mereka.
Copyrights © 2020