Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial dengan kecenderungan academic burnout pada mahasiswa tingkat akhir yang bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantittaif dengan pendekatan penelitian korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah 270 mahasiswa akhir yang kuliah sambil bekerja. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa ada hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial terhadap academic burnout. Jadi secara simultan efikasi diri dan dukungan sosial memiliki pengaruh terhadap academic burnout. Secara parsial menunjukkan ada hubungan negatif antara efikasi diri dengan academic burnout. Artinya semakin tinggi efikasi diri maka semakin rendah kecenderungan mengalami academic burnout. Begitupun sebaliknya jika efikasi diri rendah maka semakin tinggi kecenderungan mengalami academic burnout. Secara parsial menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan antara dukungan sosial dengan academic burnout. Artinya tinggi redahnya dukungan sosial tidak mempengaruhi academic burnout.
Copyrights © 2024