Latar belakang : Kelas Ibu Hamil bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran. Namun pada masa Pandemi Covid-19 pelaksanaan kelas ibu hamil mengalami penurunan Salah satu penyebab penurunan pelaksanaan kelas ibu hami adalah karena persepsi ibu hamil. Pelaksanaan kelas ibu hamil di Puskesmas Jetis II, Bantul Yogyakarta dilakukan secara offline dengan penerapan protocol kesehatan yang ketat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi ibu hamil terhadap kelas ibu hamil di Puskesmas Jetis II, Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Metode : Jenis penelitian Deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah populasi sebanyak 60 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Accidental sampling dengan instrument penelitian kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian :Persepsi ibu hamil terhadap kelas ibu hamil kategori perceived suscebtibilty sebagian besar yaitu persepsi positif sebanyak 44 reponden (73.3%) , kategori perceived severity sebagian besar persepsi positif sebanyak 45 responden (75%), kategori perceived benefit sebagian besar persepsi positif sebanyak 44 responden ( 73.3%), perceived barrier sebagian besar persepsi positif sebanyak 35 responden ( 53.3%), kategori cues to action sebagian besar persepsi positif sebanyak 39 responden ( 65%) dan persepsi ibu hamil terhadap kelas ibu hamil sebesar secara umum sebagian besar persepsi positif sebanyak 34 responden (56.7%). Kesimpulan : Persepsi ibu hamil terhadap kelas ibu hamil di masa pandemic covid-19 di Puskesmas Jetis II yaitu sebagian besar persepsi positif sebanyak 34 responden (56.7%).
Copyrights © 2022