Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui terkait pemaknaan foto-foto jurnalistik dalam memberi gambaran realitas sosial di sebuah rumah pusat rehabilitasi yang ada di kota Aceh.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan paradigma kritis. Kualitatif dapat menghasilkan sebuah data melalui kata-kata orang. Penggunaan kualitatif dapat memberikan gambaran lengkap dibalik fenomena yang terjadi.Sedangkan Paradigma kritis memberikan sebuah tradisi sosial sebuah system yang dianggap benar.Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa pemaknaan terkait foto jurnalistik yang mengandung denotasi didasari oleh tanda-tanda yang muncul dari sebuah realitas sosial di rumah rehabilitasi adiksi narkoba. Sedangkan konotasi memandang terkait hal-hal yang lebih detail didalamnya. Makna mitos muncul ketika akibat nilai-nilai kebudayaan yang tertanam di dalam foto tersebut. Melalui semiologi dari roland barthes terkait makna denotasi, konotasi dan mitos hasil penelitian ini memberikan gambaran makna yang nyata terkait sudut pandang rumah rehabilitasi yang dianggap rendah bagi banyak orang.Â
Copyrights © 2021