Salah satu cara agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Jember dapat berjalan lancar adalah dengan mengoptimalkan pelayanan perizinan. Tugas untuk menyediakan layanan perizinan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi tanggung jawab Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kesenjangan negatif antara harapan dan persepsi masyarakat dalam hal kualitas layanan perizinan yang masih belum optimal. Sistem perizinan berbasis digital seperti Online Single Submission (OSS) merupakan sistem yang bertujuan untuk mempercepat proses perizinan dan meningkatkan transparansi, tetapi masih masih ada tantangan lainnya, seperti kurangnya sosialisasi dan pemahaman masyarakat. Selain itu, efektivitas layanan perizinan saat ini juga dipengaruhi dengan adanya efisiensi anggaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis berbagai strategi yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan pelayanan perizinan UMKM di Kabupaten Jember. Beberapa pendekatan yang disarankan termasuk membagi shift kerja pegawai untuk meningkatkan efisiensi layanan; meningkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang hukum perizinan; dan memberikan kewenangan perizinan kepada DPMPTSP untuk mempercepat proses pengambilan keputusan. Dengan optimalisasi layanan perizinan, UMKM diharapkan dapat memperoleh legalitas usaha dengan lebih mudah. Ini akan memungkinkan mereka untuk berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025