Abstrak: Air asam tambang (AAT) adalah air yang berasal dari tambang atau batuan yangmengandung mineral sulfida yang tersingkap dan teroksidasi oleh kegiatan penambangan terbuka.Kandungan sulfat dan logam yang tinggi di dalam air asam tambang menyebabkan kerusakanlingkungan yang signifikan, sehingga memerlukan perawatan khusus. Hampir semua limbahindustri mengandung logam berat. Semakin banyak industri akan meningkatkan pencemaransumber air karena limbah industri. Tujuan dari penelitian ini sebagai acuan dalam menganalisisjenis tanaman yang cepat dalam proses penyerapan logam berat Besi (Fe) dan Mangan (Mn) di airdengan menggunakan metode fitoremediasi. Diharapkan metode pengelolaan air asam tambangyang mudah digunakan, murah, dan ramah lingkungan akan diterapkan untuk pembangunanberkelanjutan. Salah satu teknik rehabilitasi lingkungan tercemar AAT adalah fitoremediasi.Fitoremediasi adalah metode yang paling efektif untuk mengelola air asam tambang. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa beberapa tanaman sangat efektif dan signifikan dalam membantupenyerapan kandungan logam berat besi (Fe) dan Mangan (Mn) yang terdapat pad air asamtambang. Hasil penelitian menunjukan tanaman Mata Lele (Lemna minor) 100 ppm dan Genjer(Limnocharis flava) 99,168% adalah tanaman yang paling cocok untuk metode fitoremediasi ketikamengendalikan air asam tambang.Kata Kunci: Fitoremediasi, Air Asam Tambang, Tanaman
Copyrights © 2024