Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pengolahan limbah kayu lapis yang tadinya di buang atau dibakar sehingga menimbulkan permasalahan polusi atau pencemaran yang lain, hasil pengolahan limbah ini menunjukkan analisis SWOT terhadap usaha kayu lapis di kecamatan Kaliwiro. Penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui cara bekerja sama dengan pihak pabrik dan masyarakat sebagai pengrajin, yang nantinya dijual kembali ke pabrik menjadikan keuntungan untuk kedua belah pihak. Subjek dari sasaran penulisan ini adalah masyarakat pengrajin kayu lapis di desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. Metode yang dipakai dalam penulisan artikel adalah kualitatifyang mengambil data dari tempat pengabdian langsung, yaitu dengan wawancara dan observasi di tempat pemilik pengrajin limbah kayu lapis. Pemilik tempat pengolahan limbah mengaku bahwa profesi yang dikerjakannya memiliki keuntungan baik dari segi materi maupun mitra kerja. Tenaga yang dibutuhkan tidak terlalu berat dan semua orang mampu melakukan pekerjaan ini tanpa ada batasan umur, banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengikuti pekerjaan ini karena kebanyakan ibu rumah tangga tidak memiliki pekerjaan tetap. Bahan dan alat kerja disediakan langsung oleh pekerja industri rumahan, sehingga resiko yang didapat dari pengrajin limbah kayu la pis tidak terlalu besar, karena pendapatan para pekerja tidak terlalu besar.
Copyrights © 2023