Di dunia pendidikan, web berperan krusial sebagai alat untuk menghubungkan sekolah dengan stakeholder (termasuk siswa, orang tua, masyarakat, dan pemerintah). Umumnya, situs web SD Negeri menghadapi berbagai kendala, seperti informasi yang tidak lengkap, tampilan yang kurang teratur, konten yang tidak memadai, manajemen web yang kurang efisien, kurangnya pembaruan informasi, dan terbatasnya fasilitas layanan web. Permasalahan utama terkait web yang kurang optimal adalah kekurangan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dalam mengelola dan mengembangkan website. Oleh karena itu, solusi yang diusulkan adalah menyelenggarakan pelatihan dalam arsitektur dan desain website. Pelatihan ini diikuti oleh admin dan pengelola website di seluruh Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Semarang, yang berjumlah 327 sekolah. Pelatihan tersebut diselenggarakan secara daring selama 2 hari secara berturut-turut. Setelah menyelesaikan pelatihan dua hari, akan ada tahap berikutnya yang melibatkan pendampingan berupa konsultasi dalam pengembangan arsitektur dan konten situs web. Dampak dari pelatihan ini adalah terlihatnya peningkatan dalam literasi digital dan kemampuan peserta dalam mengembangkan serta meningkatkan kualitas website mereka. Website Sekolah Dasar Negeri (SDN) mengalami perbaikan yang berarti setelah peserta mengikuti pelatihan, baik dalam hal perancangan arsitektur maupun isi yang terdapat dalam website. Perkembangan website yang semakin baik akan berkontribusi pada peningkatan citra sekolah dan penyediaan informasi yang lebih baik kepada para pemangku kepentingan.
Copyrights © 2023