Literasi baca-tulis merupakan landasan penting bagi perkembangan intelektual dan kemampuan berpikir kritis individu, serta akses ke pengetahuan yang lebih luas. Namun, seringkali santri (peserta Taman Pendidikan Al-Quran/TPQ) di TPQ al Ikhlas Sambirejo, Jogoroto, Jombang) mengalami kendala dalam mencapai tingkat literasi baca-tulis yang memadai. TPQ al Ikhlas Sambirejo berperan penting dalam pendidikan agama dan pendidikan karakter anak-anak. Untuk mendukung pencapaian tujuan ini, peningkatan literasi baca-tulis di kalangan santri menjadi suatu kebutuhan mendesak. Penelitian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan aktifitas partisipatif santri, pengajar, dan komunitas TPQ dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program literasi. Pendekatan ini memastikan bahwa solusi yang dihasilkan relevan dan berdampak positif pada peserta. Tujuan penelitian adalah mengembangkan program literasi baca-tulis yang sesuai dengan kebutuhan santri TPQ al Ikhlas Sambirejo dan meningkatkan kemampuan literasi mereka. Melalui pendekatan PAR, program literasi yang terintegrasi dengan kurikulum agama telah dikembangkan dan diimplementasikan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan literasi baca-tulis santri, meningkatkan daya saing mereka dalam memahami teks agama, serta meningkatkan keterampilan komunikasi mereka.
Copyrights © 2022