Efek pandemi covid-19 tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial namun mengena pada sebagian besar aspek kehidupan seperti aspek ekonomi, budaya, keamanan dan politik. Kekuatan keluarga (family strength) merupakan salah satu hal yang dapat memberikan dukungan ketika keluarga dihadapkan pada peristiwa distress dan yang tidak menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran family strength terhadap subjective well-being Kampung Lampion Malang pada masa pandemi covid-19. Responden penelitian adalah warga Kampung Lampion dewasa dan terdampak pandemi covid-19. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa survei. Alat ukur penelitian yang digunakan untuk mengukur family strength dikembangkan oleh Olson, DeFrain, & Skogrand (2014) yang terdiri dari 24 item; dan Satisfaction with Life Scale (Skala Kepuasan Hidup) yang berisi lima pernyataan dan SPANE (Scale of Positive and Negative Experience) berisi enam emosi positif dan enam emosi negatif yang berasal dari adaptasi skala dari Diener dkk. (2009). Hasil analisis dengan menggunakan regresi linear sederhana dengan metode enter menunjukkan bahwa variabel family strength secara signifikan dapat memprediksi subjective well-being dengan F(1, 112) = 7.195, p < .001.
Copyrights © 2022