Bagi sebagian wanita, menstruasi dapat membuat rasa cemas karena disertai rasa nyeri ketika menstruasi tiba. Kondisi ini dikenal dengan dismenorea. Survey yang dilakukan pada 10 siswi yang mengalami dismenorhea, 7 (70%) mengatakan bahwa mereka tidak mengetahui cara pencegahan dismenorhea, Sedangkan 3 (30%) siswi, tahu bagaimana cara mencegah terjadinya dismenorhea, sehingga pada saat mengalami dismenorhea dapat meredam kepanikan yang ada. Tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana dismenorhea dan penanganannya pada siswi Sekolah Menengah Pertama. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk membuat gambaran suatu keadaan secara objektif. Penelitian ini dilakukan di SMPN 7 Padang tahun 2019. Informan adalah siswi yang sudah datang menstruasi di kelas VIII. Pengumpulan data melalui wawancara dan di lengkapi dokumentasi. Hasil Penelitian ditemukan dismenorhea pada siswi dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu nyeri kram sedang, nyeri kram hebat dan ringan. Siswi hanya melakukan penanganan saat nyeri dengan cara tradisional tidak ada yang menanganinya secara ilmu kesehatan. Diharapkan guru dapat bekerjasama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan ilmu kesehatan untuk mengatasi masalah tersebut, agar bisa fokus dalam belajar dan tidak banyak bolos.
Copyrights © 2020