Mortalitas dan morbiditas ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas masih merupakan masalah besar terutama di negara berkembang termasuk Indonesia. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia 5,2 kali lebih tinggi dibandingkan dengan Malaysia dan 2,4 kali lebih tinggi dibanding dengan Thailand. Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) mencatat bahwa partus lama merupakan penyebab kesakitan dan kematian maternal dan perinatal utama disusul oleh perdarahan, panas tinggi dan eklampsia. Sebagai bentuk penerapan asuhan sayang ibu disarankan melakukan mobilisasi seperti berjalan, berdiri, dan merubah posisi saat persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan karekteristik ibu hamil dengan posisi persalinan terhadap lama persalinan kala I fase aktif . Metode penelitian observasional dengan desain cross sectional,dengan jumlah sampel 38 ibu hamil. Sampel kemudian diamati dan dihitung rata-rata lama persalinan kala I fase aktif. Uji statistik menggunakan uji t independent dengan hasil menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara karekteristik ibu hamil dengan lama persalinan kala I, dan terdapat perbedaan yang signifikan dengan posisi ibu saat proses persalinan kala I dengan nilai p < 0,05. Dapat disimpulkan tidak ada perbedaan yang signifikan karekteristik ibu hamil dengan lama proses persalinan kala I, namun terdapat perbedaan yang signifikan pada posisi ibu selama proses persalinan pada kala I.
Copyrights © 2021