Penelitian ini mengusulkan sebuah pendekatan yang berfokus pada penerapan pendidikan karakter melalui permainan tradisional sebagai respons terhadap dampak negatif dari era informasi pada siswa di Indonesia. Kegiatan dilakukan di Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru, dengan melibatkan anak-anak usia 7-8 tahun sebagai peserta. Mereka diajarkan tentang permainan tradisional Riau seperti kucing dan tikus, egrang batok, estafet air, dan kasti. Mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan turut mendampingi anak-anak dalam menjalankan permainan-permainan tersebut, dengan lokasi yang telah disiapkan di RT 03 RW 012 Taman Karya Panam, Pekanbaru, Riau. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menginspirasi cinta pada budaya lokal, khususnya permainan tradisional, sambil membentuk nilai-nilai positif seperti toleransi, sportifitas, kerjasama, kebersamaan, dan kejujuran dalam diri anak-anak. Diharapkan, pendekatan ini mampu memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pengembangan karakter serta memperkaya hubungan mereka dengan warisan budaya tradisional yang berharga. ubah kedalam bahasa inggris.
Copyrights © 2023