Jurnal Valtech
Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Valtech

Upaya Pengendalian Resiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Job Safety Analysis Pada Pekerjaan Pembuatan Produk Tahu di Desa Ploso , Kab. Jombang, Jawa Timur

tedy santoso (Teknik Industri S-1, ITN Malang)
Nelly Budiharti (Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang)
Sony Haryanto (Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang)



Article Info

Publish Date
16 Oct 2021

Abstract

Perkembangan dunia industri di Indonesia saat ini terlihat semakin pesat. Setiap industri diharuskan selalu memperbaiki kualitas produk yang dihasilkan agar dapat memenuhi permintaan setiap konsumen. Semakin tinggi produktivitas maka akan mengakibatkan semakin besar juga bahaya atau risiko kerja yang akan ditimbulkan. Home Industri Sari Taqwa adalah pabrik yang bergerak dalam bidang industri di mana pabrik tersebut mempunyai kegiatan utama memberikan produk yang berkualitas dengan harga terjangkau dan kenyamanan kepada konsumen. Produk yang di hasilkan berupa tahu dengan berbagai jenis dan ukuran. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa terdapat potensi bahaya pada proses industri tahu Sari Taqwa, antara lain seperti gerakan monoton, terjepit dan tertimpa alat press, lantai licin, terkena jamur. Dengan metode Job Safety Analysis (JSA), peneliti dapat mengidentifikasi bahaya dan potensi kecelakaan kerja yang terjadi di area produksi home industri Sari Taqwa. Melalui observasi, peneliti dapat mengetahui bahaya apa yang ada pada kegiatan pembuatan tahu di area produksi home industri Sari Taqwa dan seberapa tinggi tingkat risiko yang ditimbulkan. Setelah mengetahui bahaya dan resiko pada pekerjaan pembuatan tahu, langkah selanjutnya adalah melakukan pengendalian resiko apa yang harus diterapkan, sehingga dapat dilakukan tindakan pengendalian yang tepat agar terciptanya rasa nyaman dan aman pada saat melakukan pekerjaan pembuatan produk tahu di area produksi home industri Sari Taqwa. Hasil penelitian dapat diketahui, bahaya pada pekerjaan pembuatan produk tahu terdapat bahaya fisik dan bahaya ergonomi. Penilaian risiko sebelum dan setelah dilakukan rekomendasi pengendalian mengalami penurunan. Pada pekerjaan pembuatan produk tahu sebelum dilakukan rekomendasi pengendalian memiliki 11,2% high risk, 44,5 % mederate risk dan 44,5% low risk. Setelah dilakukan rekomendasi pengendalian menjadi 0% high risk, 11,2% moderate risk dan 88,8% low risk. Rekomendasi pengendalian yang diberikan berdasarkan hirarki pengendalian yaitu eliminasi, engineering control, administrative control dan alat pelindung diri.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

valtech

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri ...