Penelitian ini mengkaji masalah pemborosan bahan baku dalam produksi dan menawarkan solusi untuk pemilik perusahaan yang tidak bisa selalu hadir di lokasi produksi karena jadwal yang padat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik Perusahaan Pabrik Tahu RDS dan karyawan. Data pendukung mengenai jumlah produksi selama penelitian digunakan untuk mendukung solusi yang diajukan, yaitu penggunaan platform ERP. Penelitian ini menggunakan software Odoo16, yaitu ERP untuk mengolah data jumlah produksi. Diantara 30 modul inti yang disediakan oleh Odoo, terdapat dua modul yang digunakan secara bersamaan untuk mendukung penelitian ini, yaitu Modul Manufacturing dan modul Inventory. Urutan penelitian ini adalah: 1. Pegambilan data dari lokasi penelitian, 2. Memuat data yang didapat dari lokasi penelitian pada aplikasi Odoo16 . 3. Membuat rencana simulasi produksi dengan Odoo16. Pada akhir penelitian, ditemukan hasil bahwa pengguaan Odoo16 dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi halangan pemilik dalam mengawasi pabrik secara langsung. Pemborosan bahan baku sebesar 7,69% terjadi selama proses produksi, dan Odoo16 dapat memberikan informasi real-time mengenai produksi, yang diterima dengan baik oleh pemilik perusahaan.
Copyrights © 2024