Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ, perusahaan agroindustri tebu dengan kapasitas produksi 5.500 ton per hari. Salah satu aspek penting dalam pengelolaan produksi adalah penentuan Harga Pokok Produksi (HPP) sebagai dasar pengendalian keuangan dan strategi penetapan harga jual. Penelitian ini menerapkan metode Full Costing, yang mencakup seluruh komponen biaya produksi, yaitu bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Full Costing memberikan gambaran akurat mengenai total biaya produksi, sehingga mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih tepat. Metode ini juga berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan dalam mencapai tujuan bisnisnya.
Copyrights © 2025