Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana psychological well-being para mahasiswa aktivis dakwah kampus (mahasiswa aktivis Islam) yang aktif dalam organisasi dakwah kampus yang awalnya tidak mereka minati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data adalah wawancara mendalam (in-depth interview) berdasarkan pedoman wawancara yang disusun menggunakan konsep psychological well--being dari Ryff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua partisipan penelitian ini sebagai aktivis dakwah kampus memiliki psychological well-being yang positif terutama pada dimensi penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, tujuan hidup dan pertumbuhan pribadi. Namun aspek ‘penguasaan lingkungan’ mereka cenderung rendah. Selain itu ada dua faktor yang mempengaruhi psychological well-being mereka yaitu: dukungan kelompok dan religiusitas. Kata kunci: Psychological well-being, mahasiswa Aktivis Islam.
Copyrights © 2015