Penelitian ini dilakukan guna mengetahui hubungan beban kerja dengan stres kerja pada karyawan divisi produksi PT. X. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, yaitu menjadikan seluruh karyawan divisi produksi PT. X yang berjumlah 104 karyawan sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pearson product moment untuk mengetahui hubungan antar variabeldengan bantuan SPSS versi 26.0 for windows. Instrumen yang digunakan adalah adaptasi dari Carga Mental Questionnaire (CarMen-Q) untuk mengukur beban kerja, dan Job Stress Survey (JSS) untuk mengukur stres kerja. Hasilnya, beban kerja memiliki korelasi signifikan dengan stres kerja. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh adalah sebesar 0,669, maknanya beban kerja memiliki hubungan kuat dan bersifat positif dengan stres kerja. Artinya, semakin tinggi beban kerja, maka stres kerja juga akan semakin tinggi, begitupun sebaliknya. Beban kerja memiliki nilai koefisien determinasi sebesar 0,447, berarti beban kerja memberikan sumbangan efektif sebesar 44,7% terhadap stres kerja. Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada karyawan divisi produksi PT. X.
Copyrights © 2023