Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara knowledge sharing dan pemberdayaan psikologis dengan perilaku inovatif pada guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri. Penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampel jenuh dengan subjek berjumlah 79 guru. Data diambil menggunakan skala psikologis yang dikembangkan oleh peneliti berupa skala perilaku inovatif yang mengacu teori dari De Jong dan Den Hartog (2010), skala knowledge sharing dari Hoof dan Ridder (2004), dan skala pemberdayaan psikologis dari Spreitzer (2008). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat hubungan positif dan signifikan antara knowledge sharing dengan perilaku inovatif sebesar 0,756, terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemberdayaan psikologis dengan perilaku inovatif sebesar 0,752, dan terdapat hubungan positif dan signifikan antara knowledge sharing dan pemberdayan psikologis dengan perilaku inovatif sebesar 0,604 atau 64%. Peningkatan knowledge sharing dan pemberdayaan psikologis akan diikuti pula peningkatan pada perilaku inovatif yang ditunjukan oleh guru.
Copyrights © 2024