Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi adaptasi budaya pada mahasiswa asal Makassar yang belajar di lingkungan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Adaptasi budaya adalah proses yang kompleks di mana individu harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang berbeda secara budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pendekatan fenomenologi dengan metode wawancara mendalam sebagai alat utama pengumpulan data. Partisipan penelitian ini menggunakan seorang mahasiswa yang berasal dari Makassar. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun awalnya menghadapi beberapa tantangan, termasuk kesulitan berbahasa dan penyesuaian dengan lingkungan, mahasiswa tersebut berhasil menemukan kenyamanan dan merasa seperti rumah kedua di Banjarbaru. Strategi adaptasi yang dilakukan termasuk belajar Bahasa Banjar dari teman-teman sekitar dan terlibat aktif dalam kegiatan sosial. Penelitian ini menggaris bawahi pentingnya dukungan sosial dalam memfasilitasi proses adaptasi bagi individu yang mengalami perubahan lingkungan dan budaya.
Copyrights © 2024