Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, penelitian metode kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses terbentuknya resiliensi pada mahasiswa Kristen yang merantau di kota Surabaya, melalui dukungan sosial dari komunitas Kristen. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dengan tujuh mahasiswa rantau yang berasal dari luar pulau Jawa, dan dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan mempertimbangkan empat kriteria partisipan. Penelitian ini menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), dan ditemukan hasil bahwa walaupun tidak semua sumber resiliensi dimiliki oleh setiap partisipan, dan terdapat perbedaan proses pada setiap diri mereka, namun komunitas Kristen memiliki peran dalam setiap proses partisipan untuk mencapai adaptasi yang lebih baik. Hal tersebut dibuktikan melalui setiap pernyataan yang diberikan partisipan yaitu mereka seringkali menyebutkan kehadiran komunitas Kristen dalam proses adaptasi mereka. Hal itu berkaitan dengan tingkat resiliensi yang dimana ketika partisipan memiliki resiliensi diri yang baik, mereka akan lebih mudah untuk beradaptasi di lingkungan baru. Maka dari itu peran komunitas Kristen sebagai dukungan sosial bagi mahasiswa rantau sangatlah penting.
Copyrights © 2024