Terdapat keluarga yang memang dikaruniai anak yang istimewa atau berkebutuhan khusus, salah satunya yaitu anak tunarungu. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk dapat menerima anak mereka secara utuh apapun kondisinya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mencari tahu bagaimana proses penerimaan orangtua (parental acceptance) dengan anak tunarungu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dimana data penelitian diperoleh dengan melakukan wawancara semi terstruktur. Analisi data pada penelitian ini menggunakan memberchecking dan triangulasi sumber. Hasil yang didapat pada penelitian ini yaitu kedua partisipan telah mencapai tahap penerimaan berdasarkan teori Rohner dengan melewati proses penerimaan masing-masing, yaitu reaksi terkejut, penyangkalan, amarah, kesedihan, reorganisasi, hingga penerimaan. Penelitian ini juga menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi proses penerimaan kedua partisipan tersebut, baik faktor yang mendukung seperti adanya dukungan keluarga atau lingkungan maupun faktor yang menghambat seperti adanya permasalahan rumah tangga serta sulitnya meregulasi emosi dalam pengasuhan.
Copyrights © 2024