Dalam membentuk karakter disiplin santri sangat membutuhkan strategi diantaranya dengan pemberian reward dan punishment. Mendisiplinkan santri dari sebuah aktivitas yang selalu dilakukan untuk mengembangkan pribadi yang dapat mengendalikan diri dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi reward dan punishment pembimbing dalam pendisiplinan santri di Madrasah Aliyah Excellent Amanatul Ummah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan Study Case. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun subjek penelitian: 1) Data primer: pembimbing (musyrif), dan santri. 2) Data Sekunder: Brosur, buku, website, jurnal, dan lainnya. Teknik analisis data dengan reduksi data, model data dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa 1) Bentuk reward yang diberikan menjadi 2 kategori yaitu: a) Jangka pendek seperti, pujian dan senyuman. b) Jangka panjang seperti, penghargaan (piagam dan piala), hadiah (uang dan bingkisan). Sedangkan 2) Bentuk punishment yang diberikan menjadi 3 kategori yaitu: a) Ringan seperti, teguran atau peringatan, b) Sedang seperti, sit up, push up, rendam dikolam dan digundul. c) Berat seperti, nama tercatat dibuku merah pelanggaran, di skorsing dan dikeluarkan dari asrama atau pondok. Adapun 3) Implementasi reward dan punishment pembimbing (musyrif) terhadap kedisiplinan santri sudah diberikan secara seimbang, baik dan sifatnya tidak berlebihan. Kebijakan tersebut sesuai dengan tindakan dan perilaku santri seperti, a) Reward diberikan ketika santri taat terhadap peraturan yang berlaku, b) Punishment diberikan ketika santri melanggar peraturan dan berperilaku buruk di asama atau di pondok. Demikianlah, penjelasan diatas sesuai dengan data yang peneliti temukan.
Copyrights © 2025