JUITA
Vol. 1 No. 1: JUITA (Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab) 2024

Kesatuan Eklesial di Tengah Budaya Individual Berdasarkan Filipi 2:1-4

Kalaka, Jhon (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2024

Abstract

Budaya individualisme yang semula dikenal masif di dunia Barat perlahan mulai merata ke berbagai belahan dunia. Sikap semacam itu rupanya juga telah bersarang di kehidupan gereja masa kini. Individualisme mengarah pada narsisme dan pengabaian seorang akan yang lain. Namun kondisi ini sebetulnya bukan perkara baru. Di zaman gereja mula-mula telah ada hal semacam ini. Nasihat untuk kesatuan dalam Surat Filipi ditulis oleh Paulus untuk menangani adanya individualisme di antara jemaat Filipi yang menimbulkan perpecahan. Artikel ini meneliti Filipi 2:1-4 dalam perspektif eklesiologis guna menunjukkan bahwa Paulus membahas kesatuan eklesial yang pada gilirannya dapat dipakai untuk menangani gaya hidup individualistik. Pertanyaan penelitian yang layak diajukan ialah: apa saja prinsip-prinsip yang dibutuhkan untuk membangun kesatuan eklesial di tengan budaya individual? Melalui metode eksposisi dan studi literatur, ditemukan ada beberapa prinsip untuk mewujudkan kesatuan eklesial di tengah budaya individual, yakni satu dasar kesatuan, empat pilar kesatuan, tiga sifat kesatuan, dan dua sikap kesatuan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

juita

Publisher

Subject

Religion

Description

Old Testament Theology, New Testament Theology, Systematic Theology, Critical Studies of Biblical ...