Permasalahan yang sering terjadi pada UMKM adalah tidak melakukan pembukuan usahasecara baik terhadap aktivitas usahanya. Pemisahan pencatatan keuangan usaha dengankeluarga belum sepenuhnya dilakukan sehingga penerapan sistem akuntansi dasar padausaha tidak berjalan dengan baik. Banyak dari pelaku UMKM yang menganggap terlalurepot dan tidak penting pada pembukuan usaha sebab kurangnya skill dan kepedulianterhadap keberlangsungan usahanya. Dukungan teknologi aplikasi memberikan berbagaipilihan kepada umkm untuk bisa memanfaatkan aplikasi pembukuan yang tersedia secaragratis dan mudah untuk membantu mereka dalam mengelola keuangan usaha. Para pelakuUMKM tidak perlu repot dalam menyiapkan berbagai buku sesuai dengan pencatatandalam sistem akuntansi sebab sudah terdapat lengkap dalam aplikasi pembukuan ataukeuangan usaha seperti aplikasi lamikro, siapik, dan aplikasi keuangan umkm lainnya.Tujuan penenlitian ini adalah untuk mendiskripsikan penerapan sistem akuntansi dasarberbasis aplikasi pada umkm kecamatan pacitan. Adapun metode penelitian yangdigunakan adalah metode diskriptif kualitatif dengan menggunakan pengambilan sampel,yaitu convienence sampling. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa minimnyapenerapan sistem akuntansi dasar berbasis aplikasi pada umkm. Banyak kendala yang banyak dipengaruhi oleh faktor sumber daya manusia pemilik usaha atau UMKM.
Copyrights © 2018