Perilaku kekerasan merupakan suatu keadaan dimana seseorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik baik terhadap diri sendiri, orang lain maupun lingkungan. Hal ini terjadi karena klien tidak mampu mengungkapkan perasaan kesal atau marah yang konstruktif. Untuk mengurangi resiko masalah yang terjadi pada kasus perilaku kekerasan dapat dilakukan tindakan keperawatan dengan Strategi Pelaksanaan 1(SP1P) yaitu bina hubungan saling percaya dengan klien, setelah itu melatih cara untuk mencegah perilaku kekerasan dengan cara fisik I ’’tarik nafas dalam’’ karena dengan melakukan tarik nafas dalam merupakan latihan relaksasi progresif meliputi kombinasi latihan pernafasan yang terkontrol dan rangkaian kontraksi dan relaksasi kelompok otot, efek relaksasi antara lain terjadinya ketegangan ekspresi, hal inilah yang dapat menurunkan amarahnya. Setelah itu cara mengotrol marah dengan cara yang kedua yaitu melatih pasien ‘’pukul bantal’’ bertujuan untuk meluapkan perasaan marahnya dengan mengalihkan objek pada sebuah benda atau dalam hal ini bantal, pukul bantal bertujuan mengalihkan apa yang klien rasakan dengan perumpamaan, hal ini supaya tidak terjadi adanya resiko mencederai pada diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar.
Copyrights © 2015