AbstrakLatar belakang: Apendisitis merupakan radang yang timbul secara mendadak pada apendiks yang biasa disebabkan oleh infeksi bakteria. Kejadian apendisitis di Asia Tenggara, Indonesia menempati urutan pertama sebagai negara dengan angka kejadian tertinggi dengan prevelensi 0,05%. Penanganan apendisitis yaitu dengan apendiktomi, apendiktomi itu memberikan efek nyeri pada pasien. Penatalaksanaan untuk mengurangi nyeri pada pasien post operasi apendiktomi yaitu dengan cara farmakologis dan non farmakologis, untuk mengurangi efek samping dari penggunaan obat kimia berkepanjangan lebih baik menggunakan cara non farmakologis yaitu teknik distraksi relaksasi aromaterapi lavender. Teknik distraksi relaksasi aromaterapi lavender akan mengalihkan perasaan pasien terhadap nyeri. Aromaterapi lavender merupakan teknik pengobatan atau perawatan menggunakan aroma minyak essensial lavender.Tujuan studi kasus: Untuk mengetahui pengaruh teknik distraksi relaksasi aromaterapi lavender untuk menurunkan nyeri pasien post operasi apendiktomi.Metode studi kasus: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif, sampel yang diambil 2 orang. Teknik pengumpulan data ini meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Studi kasus ini dilakukan pada tanggal 29 Mei-16 Juni 2019, tindakan dilakukan selama 2 hari dengan waktu pemberian 2 kali sehari.Hasil studi kasus: Setelah diberikan tindakan teknik distraksi relaksasi terdapat penurunan tingkat nyeri yaitu pada responden 1 nyeri dari skala 6 menjadi skala 3 dan pada responden 2 nyeri dari skala 5 menjadi skala 3.Kesimpulan: Teknik distraksi relaksasi aromaterapi lavender sangat efektif untuk menurunkan nyeri pasien post operasi apendiktomi di RSUD RA Kartini Jepara.Kata kunci : Apendisitis, Nyeri, Distraksi Relaksasi, Aromaterapi Lavender
Copyrights © 2020