Peningkatan konsumsi kopi di Indonesia berdampak pada tingginya limbah ampas kopi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini mengkaji potensi ampas kopi sebagai bahan baku briket ramah lingkungan dan strategi digitalisasi dalam pemasaran produk tersebut. Dengan pendekatan ekonomi sirkular dan pemasaran digital, inovasi ini berpotensi mendorong pengurangan limbah organik, penyediaan energi alternatif, serta pertumbuhan ekonomi hijau secara berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa briket ampas kopi memiliki nilai efisiensi energi yang tinggi, dan digitalisasi mampu memperluas pasar serta mempercepat adopsi produk ramah lingkungan di masyarakat.
Copyrights © 2024