Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan bahasa asing masyarakat pelaku wisata di Kampung Adat Sade. Metode pelaksanaan program ini adalah Pelatihan dan Pendampingan dengan tahapan yaitu: survei lokasi; analisis kemampuan bahasa inggris pelaku wisata; koordinasi pelaksanaan program dengan Kepala Desa dan Kepala Dusun; sosialisasi program; pelatihan dan pendampingan bahasa asing dan kegiatan sosial; monitoring dan evaluasi; penutupan kegiatan. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan secara bertahap dengan materis disesuaikan dengan kebutuhan pelaku wisata dalam melayani wisatawan. Pada tahap awal dan pertengahan pelatihan dan pendampingan, mahasiswa mengintensifkan materi vocabulary dan selanjutkan materi speaking dan grammer. Hasil pelatihan dan pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan yaitu pada tahap awal, masyarakat pelaku wisata perlahan dapat menghafal vocabulary. Pada tahap pertengahan, masyarakat pelaku wisata telah menguasai vacabulary dan memulai praktik speaking. Pada tahap akhir, difokuskan pada penguatan vocabulary, speaking dan disisipkan tenses, sehingga masyarakat pelaku wisata menguasai vocabulary dan speaking. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa pelatihan dan pembinaan bahasa asing efektif meningkatkan kemampuan vacabulary, speaking, tenses bagi pelaku wisata Kampung Adat Sade. Berdasarkan hal ini, diharapkan stakeholder terkait di Kampung Adat Sade untuk mengadakan penguatan kemampuan bahasa asing secara reguler bagi masyarakat pelaku wisata.
Copyrights © 2020