Komoditas utama para peternak sapi adalah daging, yang mereka berikan kepada penduduk sebagai sumber pangan. Kecenderungan penurunan populasi sapi menjadi permasalahannya. Khususnya pada musim kemarau, pertimbangan pakan mempengaruhi peningkatan populasi sapi. Untuk meningkatkan produksi sapi, pakan ternak yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi harus tersedia. Para peternak sapi di Desa Bonto Bulaeng sedang menghadapi permasalahan ini. Para peternak kesulitan mendapatkan pakan pada musim kemarau karena kurangnya persiapan, sedangkan para peternak sangat bergantung pada pakan ternak yang melimpah pada musim hujan. Selain itu, petani belum mempunyai keahlian dalam menangani limbah pertanian, seperti jerami padi dan daun jagung, yang dibakar atau dibuang, bukan dijadikan pakan ternak. Hal ini membantu memastikan pakan ternak tersedia secara konsisten selama musim kemarau. Melalui penerapan teknik silase dan teknologi mesin pemotong hijauan, program pengabdian ini berupaya meningkatkan produktivitas ternak. Kegiatan pengabdian ini menggunakan konseling dan instruksi praktis langsung dalam persiapan pakan. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pemahaman, keahlian, dan pengetahuan peternak sebesar 96,225% dalam mengelola pakan ternak sehingga meningkatkan produktivitas sapi. Untuk menjamin ketersediaan pakan pada musim kemarau, anggota kelompok ternak mempunyai kemampuan untuk secara mandiri menyiapkan pakan ternak yang dikonservasi dari hijauan. Education on Silage Technology Through Participatory Assistance to Increase the Availability of Animal Feed in Bonto Bulaeng Village The main commodity of cattle breeders is meat, which they provide to the population as a food source. The trend of decreasing cattle population is the problem. Especially in the dry season, feed considerations influence the increase in cattle population. To increase cattle production, sustainable and high-quality animal feed must be available. Cattle breeders in Bonto Bulaeng Village are facing this problem. Farmers have difficulty getting feed in the dry season due to lack of preparation, while breeders are very dependent on abundant livestock feed in the rainy season. In addition, farmers do not have the expertise to handle agricultural waste, such as rice straw and corn leaves, which are burned or thrown away, rather than used as animal feed. This helps ensure animal feed is consistently available during the dry season. Through the application of silage techniques and forage cutting machine technology, this service program seeks to increase livestock productivity. This service activity uses counseling and direct practical instruction in feed preparation. The result of this activity is an increase in farmers' understanding, skills and knowledge in managing animal feed thereby increasing cow productivity. To ensure the availability of feed during the dry season, livestock group members have the ability to independently prepare livestock feed that is conserved from forage.
Copyrights © 2025