JACTS
Vol 3 No 1 (2025): APRIL 2025

GEDUNG KESENIAN YANG AKOMODATIF DI SRAGEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR

Khairunisa, Debby (Unknown)
Rully, Rully (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2025

Abstract

Kebudayaan adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks yang mengandung nilai pengetahuan, kesenian, kepercayaan moral, hukum dan adat istiadat. Seni adalah suatu keindahan yang diciptakan melalui sebuah karya yang merupakan bagian dari kehidupan manusia. Fasilitas yang ada masih berupa bangunan serba guna untuk semua kegiatan atau acara, sehingga belum ada tempat yang menjadi pusat bagi para penikmat seni dan pelaku seni untuk menampilkan dan menikmati kreasi seni.Rencana pengembangan pariwisata di Kabupaten Sragen memprioritaskan pembangunan gedung kesenian untuk meningkatkan pendapatan dan nilai ekonomi wilayah. Kesenian memiliki peran penting dalam memperkaya budaya suatu daerah. Namun, banyaknya jenis kesenian dan kebutuhan akan ruang yang sesuai untuk berbagai acara seni seringkali menjadi tantangan bagi sebuah komunitas seni. Di Sragen, sebuah kota yang kaya akan warisan budaya Jawa, terdapat kebutuhan untuk memiliki sebuah gedung kesenian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertunjukan, tetapi juga mampu mengakomodasi berbagai jenis kesenian serta menggabungkan elemen-elemen arsitektur neo vernakular.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JACTS

Publisher

Subject

Religion Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JACTS berfokus kepada bidang arsitektur, kebudayaan, dan pariwisata. Arsitektur sebagai wadah manusia dalam beraktivitas, menciptakan ruang (space and place) dalam pengelolaan dan penataan lingkungan binaan (environment) dipengaruhi oleh budaya (peradaban) manusia. Arsitektur juga sering menjadi ...