Kota Surakarta memiliki peran dan letak yang strategis, berada di pertemuan jalur Madiun-Semarang dan jalur lintas selatan jawa menjadikannya sebagai kota transit dan pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Kondisi diatas menyebabkan beberapa dampak seperti keterbatasan lahan, kepadatan penduduk, peningkatan infrastruktur, polusi, kerusakan lingkungan dan sebagainya. Transport Hub sebagai kawasan mixed used yang terintegrasi dengan moda transportasi publik dapat menjadi solusi dalam pengembangan pembangunan kota berkelanjutan akibat dari dampak letak dan peran strategis Kota Surakarta. Mendukung hal tersebut, diperlukan fasilitas berupa Gedung Parkir, Shelter Publik, dan Apartemen untuk memaksimalkan fungsi kawasan. Penekanan Green Arsitektur pada bangunan mendukung konsep keberlanjutan pada pertumbuhan kota. Konsep Transit Oriented Development dijadikan sebagai solusi akibat dampak kepadatan pada kota. Permasalahan yang muncul bagaimana merencanakan dan merancang Transport Hub dengan Fasilitas Gedung Parkir, Shelter Public, dan Apartemen yang Berbasis Transit Oriented Development Di Kota Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsep Transport Hub dengan Fasilitas Gedung Parkir, Shelter Public, dan Apartemen yang Berbasis Transit Oriented Development Di Kota Surakarta.
Copyrights © 2024