Kabupaten Boyolali memproduksi 20% susu Indonesia dan 70% susu di Jawa Tengah. Namun pada tahun 2022 terjadi penurunan produksi sebesar 40% yang disebabkan oleh penurunan drastis populasi sapi akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kurangnya minat generasi muda terhadap peternakan sapi perah juga menjadi salah satu kendala untuk mengembangkan kualitas peternakan di Boyolali. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat generasi muda dalam beternak di Boyolali melalui peternakan terpadu dengan fasilitas seperti kandang sapi, kandang isolasi, pengolahan pupuk dan biogas, serta penyediaan café dan ruang pameran seputar hasil ternak, dengan desain yang Inovatif menciptakan kreasi baru untuk meningkatkan kinerja dan memberikan inovasi teknologi bagi pengunjung, terutama generasi muda. Pendekatan Green Architecture digunakan, tujuannya adalah untuk mengembangkan desain peternakan sapi perah terpadu yang inovatif yang menggabungkan prinsip-prinsip Arsitektur Hijau. Temuan menunjukkan bahwa penerapan Arsitektur Hijau tidak hanya meminimalkan jejak lingkungan dari peternakan sapi perah tetapi juga meningkatkan efisiensi energi melalui penggunaan biogas dan panel surya.
Copyrights © 2025