JACTS
Vol 2 No 2 (2024): OKTOBER 2024

PENGEMBANGAN WISATA PANTAI WATU KARUNG BERBASIS BUDAYA LOKAL DAN POTENSI SELANCAR DI KABUPATEN PACITAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR

Sahputro, Ridho Dwi (Unknown)
Hartanto, Tri (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2024

Abstract

Kabupaten Pacitan merupakan daerah pesisir pantai selatan yang memiliki ombak cukup besar dengan posisi terlindung dari palung dan Samudra hindia yang berpotensi untuk wisata selancar. Potensi selancar di Pantai Watu Karung sangat banyak diminati wisatawan terutama wisatawan dari beberapa negara, dikarenakan ombak di Pantai Watu Karung cukup dibilang tinggi sehingga cocok untuk dijadikan tempat untuk berselancar. Selain terkenal dengan wisata alam yang indah, Kabupaten Pacitan juga memiliki banyak kebudayaan lokal yang sampai saat ini masih terus di lestarikan yaitu kesenian Rontek Pacitan yang sering diadakan event festival disetiap tahun. Posisi strategis dan potensi Wisata Pantai Watu Karung menguatkan alasan untuk adanya kegiatan pariwisata berbasis budaya lokal dan potensi selancar, terkait banyaknya kebudayaan lokal di pacitan serta mendukungnya situasi untuk melakukan kegiatan olahraga selancar. Pengembangan Wisata Pantai Watu Karung Berbasis Budaya dan Potensi Selancar di Kabupaten Pacitan sangat di perlukan untuk meningkatkan potensi daya Tarik wisata Pantai Watu Karung yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyakat lokal maupun pengunjung dibidang sosial, ekonomi, khususnya di bidang kebudayaan, dan dibidang selancar.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JACTS

Publisher

Subject

Religion Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JACTS berfokus kepada bidang arsitektur, kebudayaan, dan pariwisata. Arsitektur sebagai wadah manusia dalam beraktivitas, menciptakan ruang (space and place) dalam pengelolaan dan penataan lingkungan binaan (environment) dipengaruhi oleh budaya (peradaban) manusia. Arsitektur juga sering menjadi ...